Rabu, 22 Agustus 2012

Armijn Navaro - awal sebuah kisah

Terlahir sebagai Armijn Navaro
Anak pertama, Lelaki pertama,
Harapan pertama di kehidupan pertama,
Itulah sedikit identitasku

Suatu awal adalah keindahan
Walau tak selalu begitu..
Kerap episode selanjutnya
Tak pernah sama dengan sebelumnya
Bahkan tak pernah terlintas di kepala
Seperti matahari yang tak selalu terbit, Ia pun juga terbenam...

Aku merangkak, membersihkan keringat, berjuang,
Agar mampu terlepas dari periode itu..

Seiring waktu berjalan
Aku dapat membusungkan dada
Meski aku sadar perjuanganku belum selesai...

Bersama cinta, Aku kejutkan dunia
Kecupan di kening Ibunda,
Membawa aku tancapkan tombak
Aku berdiri gagah saat ini,
Karena Aku Armijn Navaro, masa lalu, masa sekarang dan masa depan...

Manusia punya kisahnya masing-masing
Aku juga memiliki ceritaku,
Sekarang yang menjadi pertanyaan, "Seberapa hebat kau mampu menciptakan ceritamu sendiri dan pembaca menjadi kagum karena kau kuasa mengubah alur ceritamu dari yang hambar-biasa saja-buruk menjadi sebuah alur cerita yang membuat orang  terkesan dan bertepuk tangan bangga karena membaca ceritamu itu?"


Sebelum ujur menghampiri, beri aku waktu mengunakan tubuhku tuk menggilas -kerikil-kerikil tajam
Dan biarkan Alam semesta berada di sampingku tuk tak lelah mendukung dan menuturkan doa-doa buatku...

Ibunda, sabar ya, sebentar lagi aku akan jadi Arjuna sejati yang tak mengenal kata "Kalah".



Note: Nama Armjin Navaro menjadi inspirasi untuk cerita anak yang berkisah dua bocah kecil berbeda ras, nasib, ketampanan, kehidupan sosial, pemikiran, tetapi mereka selalu ditakdirkan bersama..Tunggu Ceritanya...


Oleh:
My Cousin - Novita Sari
@chalinop

Tulisan asli: http://writingcolection.blogspot.com/2012/08/armijn-navaro.html

30 tahun

Minggu lalu tepat usia saya 30 tahun.
New decade, new spirit, and of course new dreams!

Sudah 20 bulan saya bekerja di Mobiliari Group - sebuah publisher yang sudah mengeluarkan beberapa brand ternama seperti Indonesia Tatler, HOMES, Best Restaurant Guide, Society, Cosmetic Surgery & Beauty, dll. Dalam 20 bulan inilah saya banyak belajar hal baru, tentunya yang berkaitan dengan lifestyle para "orang-orang" tersebut. Sudah tidak asing sebenarnya bagi saya mengenai hobby, kehidupan, pergaulan, dan tata krama "orang-orang" tersebut, karena dari kecil lingkungan saya sudah banyak yang seperti itu.

Nasib? Mungkin iya.
Tapi saya percaya Tuhan bisa mengubah nasib seseorang semudah membalikkan telapak tangan.
Mungkinkah? Jawabannya mungkin!

Dulu tak pernah saya percaya kehidupan saya bisa berubah seperti ini. Mimpi apa? Tidak ada! Hanya kemauan dan usaha.

Saya dan adik saya terbiasa diberi pelajaran yang sulit mengenai kehidupan. Drama? Iya, terkadang. Tetapi justru dengan drama tersebut kita punya nilai dan kita diberi pelajaran.

Apalah dulu saya, hanya seorang murid SD yang gemar bermain, seorang murid SMP yang pernah jadi juara 1 di kelasnya, dan seorang murid SMA yang lolos menjadi Paskibraka DKI Jakarta. Siapakah dulu saya, hanya sebatas mahasiswa biasa yang hanya berusaha membantu bangkitnya organisasi di kampus.

Bagaimana saya sekarang? Hanya penonton yang tau, hanya penonton yang bisa menilai bagus atau jeleknya peran saya.

Bagi saya, 1 dekade yang lalu sudah banyak milestone yang saya buat.
Kini, saya tinggal menunggu 1 dekade ke depan bagaimana seorang Armijn Navaro bangkit dan memberikan yang terbaik untuk keluarga, teman, bangsa, dan negara.